Exemple

Kibarkan Bendera Putih, Warga Ampel Tak Sanggup Hadapi PPKM

Surabaya – Masyarakat di kawasan Ampel, Surabaya, memasang bendera putih di depan rumah dan pertokoan mereka. Warga mengaku telah menyerah dengan kondisi perekonomian yang memburuk akibat wabah Covid-19 dan  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Aksi warga setempat itu juga terekam dalam video yang beredar. Terlihat seorang pria memperlihat bendera putih yang telah terpasang di tiang dan pertokoan warga.

“Kami warga dari masyarakat Ampel mengatakan kami sudah menyerah, dengan ini kami mengangkat bendera putih,” kata pria itu,

Disebutkan bahwa bendera-bendera itu terpasang di Jalan Sasak, Ampel, Semampir, Surabaya. Di jelaskan pula maksud dari pengibaran bendera putih ialah simbol bahwa bahwa masyarakat telah menyerah.

“Mau sampai kapan, kami sudah mengangkat bendera putih, menandakan kami menyerah dengan keadaan yang ada di negeri kita,” kata pengambil video.

Pengambil video mengatakan bahwa kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) hanya memikirkan tentang kesehatan saja. Di sisi lain, mereka mendapatkan permasalahan baru, yakni finansial.

“Kami tidak akan dapat bertahan kalau simpanan masyarakat terus tergerus akibat inflasi dan pemerintah melaksanakan PPKM demi kebijakan yang mementingkan public health, sedangkan financial health masyarakat Tidak pernah diperhatikan,” ucapnya.

Pengambil video berharap agar Presiden Joko Widodo memperhatikan permasalahan finansial itu. Yakni dengan memberi jalan keluar agar pendapatan mereka kembali.

“Semoga Joko Widodo masih memiliki telinga untuk mendengar, memiliki mata untuk melihat dan memiliki hati yang masih memikirkan nasib rakyat,” tutup video itu.

Pantauan Madu.TV, setidaknya ada sekitar lima bendera putih yang terpasang di tiang listrik maupun toko, di sepanjang Jalan Sasak.

Selain video tersebut, beredar pula di media sosial berupa poster ajakan untuk mengibarkan bendera putih untuk seluruh warga yang terdampak PPKM darurat.(red)

WhatsApp